Menulis Membuatmu Pintar

image: google
image: google

Banyak orang bilang bahwa satu-satunya jalan untuk menjadi pintar adalah belajar. Pernyataan ini memang benar adanya. Pertanyaannya adalah bagaimanakah cara belajar yang benar?

Setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda satu dengan yang lainnya. Ada yang lebih suka membaca, ada yang cukup mendengarkan, ada yang mencatat, ada yang menghafal, ada pula yang mengkombinasikan beberapa alternatif yang berbeda itu. Bahkan ada pula yang belajar sambil mendengarkan musik, radio, atau menonton televisi. Apapun itu, daya tangkap seseorang memang berbeda, berbeda kapasitasnya, berbeda pula suasana pendukung yang diinginkannya.

Belajar dengan menulis

Menulis juga merupakan cara dalam belajar dan memperkaya pengetahuan. Meskipun merupakan perkebalikan dari membaca, menulis pun menawarkan manfaat yang sangat besar, bahkan lebih besar daripada membaca.

Pada dasarnya, orang yang rajin menulis bisa dipastikan ia juga rajin membaca. Tapi tidak sebaliknya, orang yang rajin membaca belum tentu ia rajin menulis.

Semakin banyak membaca, tulisan seseorang akan semakin berbobot. Berarti menunjukkan semakin kaya pengetahuannya.

Berbeda dengan orang yang hanya mengandalkan membaca saja. Umumnya orang yang hanya membaca hanya mengingat-ingat apa yang sudah dibacanya itu.

Tentu saja, ingatan penulis adalah lebih baik daripada ingatan pembaca. Kenapa?

Dengan menulis, seseorang didorong untuk mengumpulkan banyak literatur. Disadari atau tidak, hal ini tidak hanya akan berpengaruh pada semakin berbobotnya mutu tulisan seseorang, tetapi juga secara langsung akan menambah pengetahuan sang penulis tersebut.

Penulis yang bagus tentu akan mengumpulkan terlebih dahulu literatur pendukung baru kemudian membacanya. Selanjutnya menjadikan literatur tersebut sebagai bahan referensi untuk penulisan. Dengan kata lain, penulis yang bagus adalah penulis yang juga pembaca. Kegiatan ini lah yang membuat belajar dengan cara menulis menjadi lebih efektif daripada membaca karena secara langsung penulis akan belajar dua kali, membaca kemudian menuliskannya kembali (bukan berarti nganjurin nyontek/plagiat lho,😀. Inget, sekadar referensi! :P)

Menulis tidak harus membahas sesuatu yang berat. Menulis bisa menjadi alternatif di kala senggang yang sangat mungkin memberikan manfaat. Menulis bisa menjadi cara untuk mengekspresikan diri dan berpendapat. Dan tentu saja, menulis juga bisa membuatmu menjadi lebih pintar.

Lihat saja orang-orang pintar di negeri ini, kebanyakan dari mereka adalah juga penulis. Soekarno, Hatta, Gusdur, Habibie, SBY, Sri Mulyani, semuanya pernah menulis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s